LOVE by FACEBOOK
Berawal dari facebook baruku…
Kau datang dengan cara tiba-tiba, hmm…
Kau datang dengan cara tiba-tiba, hmm…
Sepenggal lirik lagu dari sebuah band favoritku ini mungkin adalah dua kalimat yang tepat untuk mewakili perasaanku saat ini. Seseorang lelaki kecil yang cukup tampan berhasil membuatku jatuh cinta. Untuk yang pertama kali. Yaa, mungkin ini yang disebut dengan Cinta Pertama. Walaupun hingga saat ini aku belum menemukan apa itu definisi dari C – I – N – T – A tetapi ada dua hal fakta tentang Cinta yang ku ketahui yaitu, Cinta dapat membuat seseorang menjadi bahagia tetapi Cinta juga akan membuat orang menderita karenanya dan yang paling aku suka bahwa virus Cinta itu menyerang siapa saja, dimana saja, dan kapan saja –I Like it-. Seperti… >>> Cekidot !! oOps.. Check This Out !!!
***
3 JULY..
Setelah sekian lama aku tidak membuka akun jejaring social Facebook-ku akhirnya akun itu aku buka juga.
Betapa kagetnya aku melihat pemberitahuan yang menunjukkan angka 123 pemberitahuan yang belum ku buka..
“what’s??? 123 notification?? Is it true??? ” teriakku kaget. “what’s up, Va??”. “come on look it this !!” pintaku kepada seorang sahabatku. “wow, cool..” katanya dengan wajah sok imut. “apanya yang cool, disini nggak ada es krim dear.. ” katakku dengan nada kesal. “melawak ya?? maksudku keren dear, bukannya dingin..hahaha..” dia tertawa. “yee.. ngeledek dia !!!” jawabku ketus
‘Perhatian-perhatian untuk yang menempati room nomor 15 harap tenang. Karena dapat menggagu pengunjung yang lain !!’ terdengar suara ramah sang operator warnet dari speaker di atas kepalaku.
“oOps !!”
“sudah sana kamu pindah ke room kamu gih…”. “huft, akhirnya, coba dari tadi aku kan bisa nge-chat ma gebetan baruku.. hahahah..” jawab sahabatku sambil menghela nafas. “yee.. itu mah mau kamu.. sudah sana Hus..Huss..” dengan nada mengusir. “ngusir yaa bu??” dia kembali meledekku sembari berjalan menuju roomnya.
***
Aku terdiam..
“Mulai dari mana ya??” tanyaku bingung
“Dari Permintaan Teman aja dech..”
Akhirnya aku mengambil keputusan juga karena mataku tertuju pada kolom merah di sudut sebelah kiri layar computer ini.
‘Erina Ratih Puspa, Shinta Darmadi, Shalsa Thau, Ratih Purwase, Hanaka Kikiori, AgungSatria,Tri Bagus, Dwi Arif, Sakura Silva Artanti,, …’
(masihh biasa-biasa aja namanya.)
NEXT !!
‘Ranting Kering, Thrye saiiank kamue, Tang Ting Tong, Donie Brandal’z, Lenna Satusatunya, Mell Amell Gembell, Saiia Sii Ndut Teg Kueg Kueg, ShintaOvinDiahAlyaGezzaNita, Popeye SelaalueMengalahAkanTetapSetiaSelamanya SampaiAkhirMenutupMata’
“Busett dah !! nama apa nama itu??? panjang bener ..hahhahahah..” aku kaget tapi tertawa melihat nama-nama aneh yang nge-Add aku sebagai temannya.
Mancapp..
KLIK..KLIK..KLIK..
***
“Pluft.. akhirnya..
53 Permintaan Pertemanan, 20 Pesan Masuk, 50 Pemberitahuan selesai juga ku balas..
Sumpah, capek bener.. ” sembari mengelap keringat dan merenggangkan jari-jari dan otot-otot pinggang.
PLUKK !!
“Eitss.. ada yang chat baru masuk nie..”
KLIK !!
“Thanks For your Respons.. J ” terlihat tulisan manis dan diakhiri Icon Smile Emotion. “Yeahh.. Never Mind.. J” balasku kembali disertai Icon Emotion yang sama. “Salam Kenal, Nice to meet you” katanya kembali. “Nice to meet you too” jawabku santai. “By The Way kamu anak mna??”. “ohh.. anak SLTP 22, kamu??”. “aku anak SLTP 45.. kamu kelas brp??”
“aku baru aja naik kelas 9, kamu??”. “aku setahun d bwh kamu..”. “ohh.. baru naik kelas 8 yaa??”. “yupp..” jawabnya singkat. “oOps..Sorry kapan2 d lanjutkan lgi yaa.. Billingku dah mau abis nie..”
“aku baru aja naik kelas 9, kamu??”. “aku setahun d bwh kamu..”. “ohh.. baru naik kelas 8 yaa??”. “yupp..” jawabnya singkat. “oOps..Sorry kapan2 d lanjutkan lgi yaa.. Billingku dah mau abis nie..”
KLIK..
OFFLINE mode: ON
***
“Yeppy.. Hape baru..” sorakku riang. “akhirnya bisa Online di Hape juga sekarang.. nggak usah jauh-jauh ke warnet dech..”. “DORR.. !! tahu lah yaa.. yang Hape baru.. seneng banget hari ini..”. “Ehh.. Kodok. Gue cakep Loe jelek !!!” latahku keluar. “yee.. enak aja aku yang cakep kamu jelek.. nggak inget apa namaku Cantika”. “iya non, aku inget, abisnya sih.. kamu ngagetin aku..”. “lagi apa dear??” Tanya Cantika lembut. “Online dong..”. “ lain yaah yang Hape baru..”
“woiyadong..”
1 Pesan Masuk.
Alex Pramono
Vhaa.. boleh minta Nope –Nomor Hape- kamu??
“Ehh..cowok yang kemarin nie..”
Re-VHaa Sakura
Untuk apa??
klo kamu mau minta aja ama Yani (mayoret 1) SLTP kamu..
>> Loading..Prosessing Data.. -
Alex Pramono
Klo ama Cantika ada??
Re-VHaa Sakura
Cantika anak SLTP 114?? >> Loading..Prosessing Data..
“what’s?? dia kenal ama Cantika??” aku kaget
“Va, Alex Pranomo mau minta Nope kamu, kasih nggak??”. “terserah dech??”. “aku kerjain dulu ahh..hahaha,,”
***
Memang sahabatku yang satu ini pintar sekali menjahili orang. Sampai-sampai Alex menjadi kewalahan dibuatnya. Tapi aku heran kenapa dia belum jera juga ya. Setiap hari pesannya selalu muncul di Beranda Facebook-ku belum lagi setiap hari juga dia memenuhi Inbox –kontak masuk- sms di Handphone Cantika, begitulah laporan Cantika.
Karena itulah tak heran pesan yang dia kirimkan selama 1 minggu ini di Facebook-ku sudah mencapai angka 200-an lebih.
1 Pesan Masuk.
Alex Pramono
Aku Sayang Kakak..
“what’s?? apa-apaan anak ini!!”
Re-VHaa Sakura
Hey !! What the hell?? >> Loading..Prosessing Data..
Beep..Beep..
Handphone-ku bergetar
“siapa sih ganggu orang online aja??” kataku dengan nada kesal
1 Pesan Diterima
Read !!
Aku sayang kakak :* Love you..
From: +628531058xxxx
16:16:59
09-07-2010
Aku kaget bercampur heran, “pasti Cantika nih !!” pekikku dalam hati. “Hey !! kamu ngerjain aku yaa??” tanyaku pada Cantika. “Oalahh.. enak aja.. nggak liat aku dari tadi duduk di sebelah kamu..”
Hey.. kamu siapa?? >> sending massage.. aku memulai bertanya
Beep..Beep..
Read !!
Aku Fans kamu kakak.. -dari nomor yang sama !!-
Serius?? Klo gag penting gag usah sms ke nmor ini !! >> sending massage..
Beep..Beep..
Ehh, di balas..
Read !!
Santai kak aku Alex..
Aku cinta kakak..aku sayang kakak :*
Kakak adalah peri kecilku..
Kakak cantik dech.. :D
“Hahhaahah.. dasar anak kecil.. bisa aja mujinya” aku tertawa terbahak-bahak
Sungguh parahnya remaja zaman sekarang, masih ingusan aja udah berani nembak –menyatakan cinta- pada yang lebih tua. Apa jadinya Indonesia 20 tahun lagi kalau generasi penerusnya seperti ini. (loh??)
***
Lama-kelamaan aku merasa nyaman dengannya. Walaupun aku belum pernah bertemu melihat wajahnya yang sesungguhnya apalagi bejabat tangan untuk berkenalan. Aku selalu merasa ada yang kurang jika satu hari saja dia tidak menyapaku di Handphone ataupun di Facebook dengan kata-kata indahnya itu.
Baru kali ini aku merasakan hal seperti ini. “Ya.. Tuhan.. apakah aku.. ahh sudahlah..!!” aku menepis lamunanku sendiri. “Tapi.. Tuhan.. apakah ini yang namanya Cinta Pertama?? Sungguh sekarang aku baru merasakannya.. ”
Took..tokk..tokk..
“Assalamu’alaikum..”. Aku tersadar.. ”Waalaikumsalam.. yaa sebentar..”. “Eh.. Tika ngapain kamu datang malam-malam gini??”. “Shuutt.. ayo kekamar ada yang mau aku ceritakan..”. “Eits.. Tapi…..”
Dikamar…
“ohh..yaa kebetulan kamu datang.. ada yang mau aku ceritakan nihh..” aku mendahului pembicaraan. “yaa udahh kamu cerita duluan…” kata Cantika cepat
(………………………………………………………..)
“Klop !! Cocok !!” Cantika memotong ceritaku. “apa yang cocok??” tanyaku heran. “ya, kamu dan Alex cocok Va..”. “Loh??..”. “ya, aku kesini karena dapat perintah dari Alex.. dia ngajak ketemuan tuh..”. “haa?? Yang bener?? Kapan??”. “sabar dulu dear, besok siang di Food Court Giant Mall”. “Sumpe Loe??”. “iya dear..”.
***
15 JULY..
Pukul 12.00 siang..
Aku sudah berada di depan pintu masuk Giant Mall. Tanpa berlama-lama aku langsung menuju lantai 2 dengan menggunakan tangga eskalator.
“hmm.. kayaknya adekku yang satu ini belum datang dech..” kataku sembari mendekati kursi di ujung sebelah kanan Food Count ini.
Aku berpikir, apakah yang aku lakukan ini benar?? Apakah memang seharusnya aku melakukan ini?? Belum terjawab lamunanku itu, tiba-tiba Ringtone Handphone-ku berdering.
“yaa, Assalamu’alaikum..”.
“Waalaikumsalam, kakak….aku sudah berada disini aku melihat.. sungguh kakak sangat cantik dengan jilbab biru kakak itu.. ”
“kamu dimana dek???” aku kaget dan celingak-celinguk kekanan-kekiri..
“dibelakang kakak..”
“ohh..” sembari melihat kearah belakang tempat dudukku.
Hanya itu yang kuucapkan saat aku melihatnya sembari meletakkan Handphone kecilku kedalam tas dipangkuanku.
Dan aku terpesona, aku tidak bisa berkata apa-apa melihat seseorang yang mencintaiku berada dihadapanku saat ini, matanya.. ohh sungguh indah..
“Ya Tuhan sekali lagi aku melihat keaggunganmu, sungguh mata itu indah sekali Tuhan”
“kak, boleh aku duduk disana??” dia mengagetkanku
“ohh.. yaa..yaa..”
“silahkan dek..”
Ehmm..eee,..huft.. kenapa kami hanya diam seperti ini?? Kenapa kamu tidak berbicara dek?? Ayolah apa yang mau kamu katakan?? Dalam hati aku mulai gelisah.
Kemudian…
“kak” ”dek” serentak
“oOps..”
“mau bicara apa kak?? Ayo duluan..” dia berkata dengan kaku
“ahh.. adek aja duluan kan adek yang ngajak kakak ketemuan.. emangnya mau ngobrol apa dek???”
“kak, sebenarnya ini sulit diungkapkan.. dan pasti menurut kakak ini hal bodoh ini hal gila.. AKU SAYANG KAKAK !!.. Shuut.. –telunjuknya menyentuh bibir kecilku- Please, jangan dulu dijawab kak.. aku belum sanggup mendengar suara kakak..”
Memegang tangannya dan meletakkannya di sebelah tangan ku “Dear, dengar kakak ya.. kamu ehmm.. maksudnya kita masih terlalu kecil untuk mengetahui apa itu artinya cinta antara dua insan yang kasmaran karena, yang harus kita kejar sekarang bukanlah cewek atau cowok yang cantik ataupun ganteng dimata kita tapi prestasi yang cemerlang karena kita masih punya 1 hutang yang sangat besar dan itu harus kita lunaskan sebelum nantinya kita akan dipisahkan ama mereka. Yaitu, membahagiakan kedua orangtua kita”
“tapi kak….” Dia mencoba menyangkal
“INGAT !! cinta kamu, cinta kakak, cinta remaja seperti kita.. merupakan cinta monyet, merupakan cinta sesaat belaka maka Cintailah bahagia karena dia membuatmu ceria, tapi cintai juga sedih karena dia membuatmu dewasa”
“adek tahu kak.. adek ngerti tapi.. adek tidak bisa mneyembunyikan semua ini.. adek suka sama kakak, adek sayang sama kakak.. Please, kak ngertiin adek..”
“Dear…” aku mencoba menenangkan..
“kak.. adek tahu kakak juga sayang sama adek… Cantika udah banyak cerita ama adekk…ayo kak bilang sama ADEKKK.... AYO BILANG KAK !!... bukannya aku menggurui kakak tapi suatu kata bijak mengatakan -Jujurlah tentang perasaanmu, utarakan apa yang kamu rasa, karena memendap perasaan lebih menyakitkan daripada penolakan-”
“ahh.. Cantika dasar ember !!” aku mengerutu dalam hati
Seketika itu rasanya seluruh tubuhku kaku.. tangan kakikku dingin.. aku merinding mendengar perkataannya, ohh.. Tuhan aku nggak sanggup melihatnya. Aku tertunduk.. aku lemah.. seakan-akan jantungku berhenti berdetak, darahku berhenti mengalir.. otakku Blank aku tidak berdaya mendengar kata-katanya.
Aku kaget, aku heran, aku Spechless –tidak bisa berkata apa-apa- ternyata dibalik wajah lucu dan polosnyanya, juga dibalik umurnya yang masih dibawah aku itu. Ternyata bibir kecilnya bisa mengeluarkan kata-kata itu. “Ohh.. Tuhan itu sungguh indah. Aku tidak pernah mendengar kata-kata seindah ini”
Dan satu lagi aku baru saja aku melihat adanya satu kesungguhan yang kuat didalam raut wajah anak itu, dalam matanya.. yaa.. mata itu…
“kak.. lihat aku..” tangannya menentuh daguku dan mengangkat wajahku
“lihat mataku kak..apa kakak nggak bisa melihat kesungguhan aku.. AKU MENCINTAIMU KAK.. dari awal aku nge-Add kakak.. aku lihat foto profil Facebook kakak aku yakin kalau kakak akan jadi milikku suatu saat nanti.. Please kak terima aku.. kalau pun kakak nggak bisa terima aku nggak apa-apa aku tahu aku masih kecil, aku bodoh, aku nggak pantas buak kakak, tampang aku pas-pasan sedangkan kakak, cerdas bagaikan Albert Einstein, Senyum indah kakak bagaikan bagaikak senyum Monalisa dalam lukisan, karya Leonardo da Vinci !!!” emosi dia semakin memuncak
“………………..” kami berdua terdiam.
“kak..?? oke nggak apa-apa.. adek mengerti keadaan kakak..” dia bergerak meninggalkanku.
“…………………………………….” Sesaat itu..
“dekk.. Alex kamu gila sayang.. GILA !!..GILA..!!..” aku berteriak tanpa memperdulikan orang-orang sekitarku yang ramai menonton kami berdua.
“iya kak aku emang gila, aku gila karena kakak..” dia memalingkan tubuhnya.
“aku tergila-gila sama kakak.. kakak itu bagaikan Yuri Gagarin kareka kakak orang pertama yang bisa membuatku seperti ini..sama seperti Yuri Gagarin sebagai perempuan pertama yang mendarat di Bulan dan kakak adalah orang pertama yang bisa mendarat di hatiku (caelah)” dia kembali menghampiriku dan mengenggam erat tanganku.
“walaupun aku sudah mengenal beribu-ribu cewek di dunia ini tapi, walaupun aku sudah dekat dengan puluhan cewek di masa laluku.. tapi, aku tidak mengerti kenapa hatiku jatuh ke hati kakak..” –gila Playboy juga nih anak hahah..-
“STOP !! dek denger kakak Kamu tak akan penah bisa membahagiakan semua orang, dan jika kamu memaksakan diri, karena nanti kamu hanya akan mendapati dirimu yang tidak bahagia….” aku mulai geram.
“…………………” dia terdiam dan kembali menduduki bangkunya dan sekarang dia yang tertuntuk lesu.
“…………………..”
“Oke.. kakak akan coba sayang,” aku memulai kembali pembicaraan
“ kakak udah menyerah sayang.. kakak nggak bisa bohong dengan perasaan kakak.. kakak nggak bisa berkata apa-apa lagi, ternyata kamu benar bahwa perasaan akan lebih sakit bila dipendam daripada penolakan. Sekarang kakak mau bilang kalau KAKAK JUGA SAYANG KAMU kok..”
“sungguh.. kak..”
Aku mengangguk tanda setuju.
Kemudian dia memeluk erat tubuhku.. aku semakin tidak menyangka dan percaya ternyata tubuh kecilnya itu menyimpan tenaga yang sangat luar biasa. Aku menjadi susah bernafas saat dia memeluk tubuh ku.
“dek, udah yaa.. peluk-pelukannya kakak udah kekurangan oksigen nihh..”
“iya.. kak.. maafin adek yaa..”
“huhh..hahahaha..” aku menghela nafas sembari tertawa kecil, akibat tingkahnya itu. Kemudian terdengarlah suara tepuk tangan dari puluhan orang yang sedang makan ataupun yang hanya santai sore sambil bermain internet Hotspot di arena Food Count itu.
J J J J > > > Just Smile..Smile..Smile..
Dan hari itu, untuk pertama kalinya aku mengenal namanya Cinta Pertama –kata mama Cinta Monyet gitulah.. hahhaha..-. Cinta Monyet yang berawal dari Facebook.
Malaikat kecil itu, Dia yang telah berhasil membuka satu pintu untuk ruang kecil dihatiku. Memang, sekarang aku telah masuk, aku terjebak dalam sebuah ruang yang penuh dengan cahaya cinta yang dipenuhi dengan lilin-lilin kasih sayang.
You’re my Little Angel, Dear…
-- - - - - - - - THE END - - - - - - - - - -
Bengkulu, 14 Juli 2011
Erva Aryanti

0 komentar