Swift

PENDIDIKAN MURAH? BUKAN MIMPI!


Ini, nih. Karyaku yang sempat di-PHPin oleh salah satu Harian Rakyat Terbesar di Bengkulu. Katanya, sih lombanya diperpanjang sampai peserta memungkinkan untuk diambil 20besar cuma sampai sekarang aku belum mendapat info tentang itu. Bahkan saat aku membaca surat kabar mereka aku tidak menemukan info yang dicari. Daripada galau mending dipublish di sini aja, deh. 

                   Ailah! Ngapo sekolah jaman kini nih malah nian …”
Apakah kamu sering mendengar keluhan ini? Tentu, kamu pasti bakalan jawab dengan satu kata secara serentak. Ya!
Ironisnya, banyak dari yang mengeluhkan biaya pendidikan adalah orang-orang yang mampu untuk membayar biaya tersebut.
Dari tahun ke tahun pendidikan merupakan salah satu problema terbesar di kota ini terutama masalah biaya pendidikan. Berbagai cara telah dilakukan untuk menekan masalah ini mulai dari di berlakukannya sistem pendidikan gratis, pemberian subsidi pendidikan kepada ribuan siswa kota,  berusaha menaikkan anggaran pendidikan puluhan milyar rupiah dari APBD Kota, dan masih banyak lagi. Namun tampaknya masalah ini belum sepenuhnya bisa ditekan.
Sebenarnya, kenapa, sih banyak yang mengeluh masalah pendidikan? Padahal banyak sekali cara untuk memperoleh pendidikan yang mudah dan murah, salah satunya adalah dengan membaca.
 Pentingnya membaca ini tercantum dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tetang Sistem Pendidikan Nasional, Bab III Pasal 4 ayat 5 yang berbunyi,Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berhitung bagi segenap warga masyarakat”. Begitu pentingnya sehingga lelulur bangsa indonesia menciptakan ungkapan “Membaca adalah kunci ilmu, sedangkan gudang ilmu adalah buku”. Dengan sering membaca, seseorang dapat terhalang masuk ke dalam kebodohan, dapat mengembangkan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata. Selain itu membaca membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir, menambah pengetahuan, dan mempertajam memori dan penalaran.
Nah, sekarang muncul lagi keluhan, “Tapi, kan harga buku mahal …” ketidakcukupan uang untuk membeli sebuah buku yang diinginkan bukan menjadi suatu alasan untuk tidak membaca buku. Sekarang ini banyak sekali tempat-tempat yang menyediakan buku referensi dan bacaan dengan harga yang terjangkau bahkan gratis.
Oke, sekarang kita cek seberapa besar, sih minat baca di Kota Bengkulu ini? Sebagai indikatornya kita lihat jumlah pengunjung di Perpustakaan Daerah Provinsi Bengkulu, yuk!
 Dikutip dari harianrakyatbengkulu.com dalam sehari, rata-rata hanya 30 pengunjung yang memanfaatkan buku Perpusda untuk bacaan atau referensi lainnya atau sekedar meminjam buku. Menurut Kasibid Layanan Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Provinsi Bengkulu, Neni, S.Sos, salah satu faktor yang menyebabkan semakin berkurangnya pengunjung perpustakaan adalah kemajuan teknologi yaitu internet. “Semenjak mengenal internet, kebanyakan orang sudah meninggalkan buku yang dulu disebut sebagai gudang ilmu. Namun bukan berarti manusia tidak lagi membutuhkan buku, karena bagaimanapun canggihnya internet, manusia tetap membutuhkan buku.”
Cobalah untuk pergi ke Perpustakaan Daerah, Sobat. Hampir segala jenis buku yang kalian butuhkan ada di sana. Mulai dari buku referensi yang tebalnya ‘ampun banget’ sampai buku-buku bacaan yang ringan dan asik banget. Jangan sampai minat baca kamu terhadap buku dikalahkan oleh televisi, dan fasilitas internet melalui gadget-gadget modern.
Ohya, ada yang tahu, enggak? Pada momentum HUT Kota Bengkulu ke-294 ini walikota kita mencanangkan 8 gerakan yang keren banget salah satunya adalah Bengkulu-ku kreatif. Bukankah orang-orang yang kreatif adalah orang-orang berpendidikan apalagi kalo bukan orang-orang yang rajin membaca, karena membaca dapat memperluas wawasan,     Membaca membuat ide melimpah, menjadikan otak dan pikiran aktif, merangsang terbentuknya informasi baru di sistem daya ingat yang siap dipanggil kapan saja.
Udah puas, kan bahas masalah pendidikan kota hubungannya kebiasaan membaca membaca? Buat sobat yang masih ogah-ogahan untuk membaca, berikut ada tips asyik membaca, cekidot!
1.      Pilih waktu yang tepat.
Pililah waktu luang, waktu dimana tidak ada gangguan, baik dari luar maupun dari dalam diri kita. Sebenarnya membaca dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Seperti ketika Sobat sedang berpergian, sebelum tidur, atau setelah bangun tidur. Namun, akan lebih baik jika Sobat mencari waktu yang tepat untuk membaca. Ini membantu kalian untuk lebih berkonsentrasi.
2.      Siapkan camilan dan minuman favorit.
Bagi Sobat yang suka banget sama ngemil ini adalah hal yang wajib dilakukan agar Sobat betah membaca. Mengunyah camilan dapat membuat kamu lebih rileks saat membaca. Ini dikarenakan stimulus pada otak dalam menyimpan memori mungkin berhubungan dengan gerakan mengunyah. Ketika mengunyah, hippocampus (bagian otak yang mengontrol memori) akan dirangsang.
3.      Mulailah dengan membaca buku yang kamu sukai.
Hal ini dapat membuatmu tidak jenuh. Setelah kamu udah terbiasa dengan buku bacaan yang kamu sukai sekarang naik level ke buku bacaan yang serius. Begitu selanjutnya sampai kebiasaan membaca dapat sobat katakan sebagai kebutuhan.
4.      Mendengar music instrumental atau klasik
Fakta membuktikan, bahwa musik dapat meningkatkan konsentrasi dan menambah kecerdasan otak. Jadi, dengan mendengar musik kita dapat menjadi lebih cerdas. Mendengar musik juga bermanfaat di bidang psikologi. Mendengar musik dapat membuat diri kita rileks dan nyaman. Kondisi inilah yang sangat baik untuk belajar. Kita bisa belajar dengan fokus, dan informasi yang diterima dapat diserap dengan baik.
Nah, Sobat. Enggak ada alasan lagi, kan untuk malas membaca? Ayo, membaca! Jadikan membaca sebagai bagian dari kebutuhan kita, dan dengan membaca pendidikan murah bukan lagi mimpi. 

You Might Also Like

4 komentar

  1. Va, mahal va.. Bukan malah.. hahaha :D terlalu semangat sih :)

    Leon :)

    BalasHapus
  2. setelah membaca artikel ini saya jadi lebih semangat untuk membaca, tengkyuu.. :)

    BalasHapus