SMANLI Newsletter Project
"Jadi Pimred koran sekolah? siapa yang ga mau. Cuma, kalo dadakan gini, kan, pusing juga. Emang jahil bener mereka!"
Mungkin kamu bertanya, "Apasih, Va, kicau ga jelas?"
Oke, aku akan jawab dengan cerita yang cukup panjang. Tadi siang aku dipanggil oleh salah satu anak OSIS, sebut saja namanya Dede, dia bilang ada pelatihan buat koran, gitu, di ruang kesenian. Aku heran, pikirku cuma pelatihan nulis biasa karena memang aku sering ikut pelatihan kayak gitu. Setelah berjalan menyusuri koridor sekolah yang cukup panjang, akhirnya sampai juga di ruang kesenian. Lelah.
Sambil mengucap salam aku membuka pintu, terlihat beberapa anggota OSIS di sana dan terlihat juga dua orang yang masih asing duduk di kursi sebagai pembicara.
"Duduk, duduk," katanya mempersilakanku, aku mengikuti perintahnya.
Pembicara itu bernama Dr. Machyudin Agung Harahap, M.Si beliau adalah seorang dosen Universitas Bengkulu dan yang satu lagi Kak Ihsan (ga tau nama panjangnya).
"Oke, kamu jadi Pimred koran Smanli,"
Saat itu aku kaget setengah hidup, ini Bapak ga ada basa-basinya banget. Terus, ini pasti kerjaan peserta yang lain mana ga pake konfirmasi pula. Spontan aku berkata, "Jahat, nian lah ..."
Lalu beliau langsung menjelaskan apa-apa saja tentang koran yang ingin dibentuk. Sumpah, saat itu aku merasa bodoh banget, bener-bener ga nyambung dengan apa yang beliau katakan, untung yang duduk di sebelahku bersedia menjelaskan apa yang telah dibahas sebelumnya, sedikit gambaran tentang project ini ada di kepalaku. Oke, setelah memperhatikan apa yang dikatakan Pak Agung aku mulai tertarik dengan project ini.
Sebagai koran perdana, semua dana akan dibiayai pemerintah lalu kemudian pendanaan akan ditanggung sekolah. Koran ini rencananya terdiri dari 8 halaman dengan 7 rubrik utama. Minggu depan semua naskah harus terkumpul lalu selanjutnya kami akan melakukan rapat untuk membahas layout dan kawan-kawannya.
Sebagai koran perdana, semua dana akan dibiayai pemerintah lalu kemudian pendanaan akan ditanggung sekolah. Koran ini rencananya terdiri dari 8 halaman dengan 7 rubrik utama. Minggu depan semua naskah harus terkumpul lalu selanjutnya kami akan melakukan rapat untuk membahas layout dan kawan-kawannya.
Harapanku supaya Koran sekolah ini menjadi salah satu wadah bagi siswa SMANLI untuk menyalurkan unek-uneknya, wadah berekpresi, dan tentunya wadah prestasi. Doain, yah :)

0 komentar